Ciri-Ciri Sitoplasma dan Berbagai Komponennya

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai ciri-ciri dari sitoplasma dan berbagai komponen yang ada didalamnya. Sitoplasma merupakan sebiah bagian sel yang sudah terbungkus dengan membrane sel. Didlaam sitoplasma ini sudah terdapat sitoskeleton sebagai vesikuli dan organel. Selain itu terdapat sitosol yang bentuknya berupa cairan yang setiap kali bisa berubah-ubah.

Sitoplasma ini tediri dari matrik sitoplasma yang berperan sebagai pengatur kekentalan sitoplasma dan terbentuk seperti benang spindel. Sitoplasma ini tedapat pada sel hewan dan sel tumbuhan. Kalau didalam sel hewan sitoplasma ini berbentuk seperti cairan gel dan mengisi sel dan mengandung protein yang dibutuhkan oleh sel. Sitoplasma ini terbuat dari karbohohidrat, protein, gula dan garam dan zat lainnya.

Sitoplasma ini memegang semua organel yang membantu dalam pergerakan sel melalui sitoplasma streaming. Berikut ini akan dijelaskan mengenai ciri-ciri sitoplasma :

  1. Sitoplasma merupakan sebuah zat yang berbentuk cairan yang berperan dalam mengisi ruangan antar membrane sel daan organel seluler
  2. Sitoplasma ini memiliki sifat diferensial dan disetiap daerahnya bernoda dengan pewarna dasarnya seperti daerah basofilik sitoplasacampuran heterogen yang terdiri dari butiran buram dan ada juga senyawa organik yang memiliki sifat koloid
  3. Plasmogel ini mampu menyerap air dan untuk memenuhi semua kebutuhan sel
  4. Senyawa sitoplasma ini mengandung 10% senyawa organik dan 90% air sertasenyawa anorganik yang sudah dalam berbagai proporsi
  5. Terdapat cairan yang dikenal dengan plasmosol yang lokasinya ada di sekitar zona nuklir
  6. Sitoplasma ini mengandung karbihidrat, lipid, garam anorganik dan zat lipoidal

Mengenal komponen yang ada didalam sitoplasma. Didalam sitoplasma ini tersusun dari beberapa kompinen seperti : ion, air sekitar 80% – 90%, berbahan organik, enzim, dan garam. Semua komponen bahan-bahan yang anda temukan pada sitoplasma ini biasanya disebut dnegan sitosol. Jadi sitosol ini yang membentuk setengah vairan yang memiliki fase encer dan fase padat sedikit lembek.

Fase sol dan fase gel ini akan bergantung berdasarkan aktivitas osmorehulasi yang terjadi pada sitoplasma. Osmoregulasi merupakan proses pengaturan keseimbangan air yang ada pada semua makluk hidup. Dimana setiap makhluk hidup ini biasanya akan menyesuaikan kebutuhan air atau air yang akan keluar dari tubuh.

Demikianlah penjelasan mengenai ciri dan komponen yang ada didalam sitoplasma. Semoga penjelasan ini bermanfaat dan mampu menambah pengetahuan tentang ilmu biologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *